Sunday, May 14, 2017

Sebuah Buku Untukmu…




Sejak sedari tadi aku berniat menulis tentangmu, namun aku masih memegang buku yang aku beli kemarin, sengaja memang karena saat aku melihat buku ini aku teringat akan dirimu. Aku membulatkan tekatku untuk menyelesaikan membaca buku ini karena isi dari buku ini sangat menginspirasiku untuk menulis semua tentang dirimu, dirimu yang sejak beberapa hari ini menjadi alasanku untuk tetap tersenyum ditengah badai permasalahan yang sedang terjadi. Dalam pengatar buku ini terdapat pesan dari sang penulis
“Jika kamu membaca buku ini. Saya berharap, berikan juga kepada orang yang kau cintai. Sebab beberapa tulisan ini memang isi hati yang kadang tidak bisa diungkapkan kepada seseorang”.
Karena aku ingin menyampaikan sesuatu namun belum dapat terucap melalui lisan  maka aku ingin menghadiahkan buku ini kepadamu. Meski kamu pernah mengatakan bahwa kamu bukan orang yang suka membaca, karena membaca membuatmu mengantuk. Namun aku berharap suatu saat kamu mau membaca buku ini dan dapat menenghibur dan jadi penyemangat diwaktu jenuhmu, meski akhirnya kamu akan lebih memilih memutar film korea yang ada dilaptopmu dan mengabaikan buku ini. Dan seperti aku baca dalam buku ini
“Tidak ada yang bisa menerka kapan cinta memilih jatuh pada seseorang. Namun, bukankah saat ia terasa kita selalu punya alasan untuk menjaga? hanya saja tidak semua bisa dikatakan. Meski dikatakan atau tidak, perasaan suka tetaplah perasaan suka. Saat perasaan itu jatuh dihatimu. Kau selalu diberi pilihan. Membiarkan perasaan itu tetap terpendam di hati. Atau menyatakannya kepada seseorang yang membuatmu jatuh hati”
Sehingga aku memutuskan untuk memberikan buku ini kepadamu, aku tidak mau terlalu cepat berkata bahwa yang aku rasa adalah cinta, karena aku ingin semua berjalan dengan semestinya, sesuai dengan rencana tuhan. Mungkin aku dapat mengatakan bahwa aku merasa bahagia karena tuhan telah memperkenalkanmu kepadaku, sehingga aku memberikan buku ini kepadamu. Jika sebagai pernyataan bahwa aku jatuh hati kepadamu, yang pasti kamu akan atau telah berfkiri ini terlalu cepat, wajar karena memang kita belum pernah mengenal satu sama lain, kita baru sebatas kenal. Namun, aku yakin tuhan mempunyai rencana yang baik dibalik pertemuan dan perkenalan kita. Oleh sebab itu aku mengabadikan semua tentangmu dalam sebuah tulisan yang mungkin suatu saat akan kau baca dan tanpa kau sadari aku sedang menceritakan tentang perasaanku pada dirimu, tentang pertemuan dan perkenalan kita.
Jafar 5/15/17 3:12

No comments:

Post a Comment