Banyak orang mungkin yang berfikiran untuk
mengobati rasa sakit hati karena putus cinta dengan mendapatkan cinta yang baru.
Akupun demikian, setelah setahun lalu aku merasakan pahitnya dihiananti dan
disakiti, bisa dikatakan sakit hati itu merupakan rasa yang teramat sangat
melebihi sakit hati yang sebelumnya aku rasakan. Lebih dari tujuh tahun aku
mengenalnya dan hampir enam tahun aku menjalin hubungan yang spesial dengan nya
dan hampir berlanjut ke jenjang yang lebih serus lagi, jenjang yang banyak
orang atau pasangan kekasih harapkan. Namun semua itu harus pupus, patah, robek
dan terbakar di ujung penantian yang sangat panjang. Hal itu membuatku seolah-olah
terbangun dari mimpi indah yang panjang dan setelah aku bangun aku harus
menyadari semua itu hanya mimpi. Dan aku harus menerima realita bahwa saat ini
dia tidak lagi bersamaku.
Hampir setahun berlalu semua mimpi yang menjadi
kenagan itu masih saja terus bergelanyut dalam fikiran, dan terkadang aku
dipaksa harus kembali kemasa lalu yang seakan-akan aku tak mampu untuk
menjalani hidup dimasa yang nyata ini. Banyak hal yang aku lakukan hanya untuk
mengobati rasa sakit yang menyayat dihati, seperti lelaki pada umumnya akupun
juga ingin mengobati sakit hatiku dengan menjalani cerita palsu dengan wanita
lain, dan ingin segera menunjukan kepadanya bahwa aku juga bisa mendapatkan
wanita lain selain dia, dan berharap sakit hatiku akan segera sembuh dengan
melakukan hal demikian. Namun semua itu sia-sia aku tidak bisa melakukan hal
itu, sebab aku sadar cinta bukanlah sebuah permainan. Sebelumnya aku memang orang
yang mudah sekali jatuh hati dan mudah melupakan sakit hati yang pernah dirasa,
namun tidak kali ini aku membutuhkan waktu yang sangat lama sampai akhirnya aku
bertemu dengan cintaku yang baru.
Cintaku yang baru ini memberikanku kesadaran
bahwa untuk mengobati sakit hati tidaklah harus dengan memaksa hati orang lain
untuk mencintaiku atau dengan memaksa mendatangkan cinta yang baru. Cara yang
baik dalam mengatasi sakit hati ini ialah dengan menerima, menyadari, dan
memaafkan diriku sendiri karena aku telah memberikan dan menaruh cinta kepada
wanita yang salah.
Tuhanlah yang menurunkan cinta kepada hati
setiap manusia melalui malaikat-malaikatnya, untuk itu aku harus mampu menjaga cinta
ini hingga akhirnya tuhan benar-benar mempertemukan ku dengan wanita yang
memiliki cinta yang sama denganku, dan aku berharap kaulah wanita yang tuhan
krimkan untuk menyempurnakan kepingan hati ini hingga menjadi sebuah cinta yang
baru yang sempurna.
Jafar/5/19/17
